Boku no Ita Jikan : Perjuangan melawan penyakit ALS


Title : Boku no Ita Jikan
Released : 8 Januari 2014
Episode : 11

Cast :

Haruma Miura as Takuto Sawada
Mikako Tabe as Megumi Hongo
Takumi Saito as Shigeyuki Mukai
Shunsuke Kazama as Mamoru Mizushima
Mizuki Yamamoto as Hina Murayama
Shuhei Nomura as Rikuto Sawada


"bukan berarti aku takut untuk mati, tapi aku takut untuk menjalani hidup" Kalimat ini membuktikan ketakutan Takuto untuk hidup karena penyakitnya ini. Namun disisi lain Keluarga dan kerabatnya tidak ingin Takuto mati karena keberadaannya bisa mengubah hidup mereka.

Sinopsis

Dorama ini bercerita seorang mahasiswa tingkat empat bernama Takuto Sawada (Haruma Miura) yang sedang mencari pekerjaan. Namun setelah ia mendapatkan pekerjaan, Ia di diagnosa mengidap penyakit ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis) yaitu penyakit langka yang menyerang otot dan saraf tubuh dan perlahan-lahan pengidapnya akan mengalami kelumpuhan total dan berakibat kematian. Dengan kondisi seperti ini mampukah Takuto melanjutkan hidup?.


Review


Dorama ini diangkat dari salah satu penyakit yang terkenal pada zaman itu dan obatnya saat itu masih belum ada. Amyotrophic Lateral Sclerosis atau kita kenal dengan sebutan ALS adalah sebuah penyakit yang menyerang otot dan saraf-saraf yang menggerakkan tubuh manusia. Akibatnya pengidap ALS ini akan kesulitan untuk berjalan, makan, dan akhirnya kesulitan untuk bernafas. Sawada Takuto adalah seorang mahasiswa yang merantau ke Tokyo untuk kehidupan lebih baik dan membuktikan kepada ayahnya bahwa ia bisa hidup mandiri. Ia pun mencoba masuk jurusan kedokteran namun sayang ia tidak diterima dan justru adiknya yaitu Rikuto Sawada (Shuhei Nomura) yang masuk sekolah kedokteran. Semua pandangan orangtua Takuto tertuju kepada adiknya karena ia bakalan meneruskan rumah sakit keluarganya. Takuto akhirnya melamar pekerjaan di berbagai tempat namun banyak perusahaan yang menolaknya sampai ia bertemu dengan Megumi Hongo (Mikako Tabe) pada saat tes wawancara. Saat itu Megumi mendapatkan telfon ketika sedang bagian presentasi namun Takuto menolongnya. Saat juri melihat aksi keberanian Takuto itu saat itu juga akhirnya Ia mendapatkan pekerjaan sebagai sales furniture. Itulah pertemuan pertama mereka dan sejak saat itu hubungan mereka semakin dekat dan akhirnya mereka pun pacaran. Namun sayang ketika semua kebahagian itu datang, Penyakit itu datang menggerogoti tubuh Takuto. Dimulai ketika otot tangannya terlihat aneh karena kadang2 susah digerakin, ketika ia konsultasi dengan dokter ternyata ia di diagnosa mengidap ALS. Semua kebahagian yang ia dapatkan selama ini hancur karena suatu penyakit. Apakah takuto bisa bertahan?

Dorama ini menurutku terbagi kedalam 2 masalah, pertama yaitu perjuangan Takuto Sawada dalam menghadapi penyakit ini, bagaimana Takuto berusaha melawan penyakit ini dari sedih, amarah, cinta dll yang ia terima dan Masalah kedua yaitu adiknya Sawada Rikuto yang hidup dibawah keinginan ibunya sehingga ia sangat jarang berhubungan sosial di kehidupannya. Semenjak Takuto mengidap penyakit ini ia langsung putus dengan Megumi agar doi nggak tahu soal penyakitnya ini. Semenjak itu penyakitnya juga semakin berkembang sampai Takuto hanya bisa duduk di kursi roda dan Saat itu episodenya menjadi bikin mewek semua wkwkwk. Takuto yang udah di kursi roda masih saja melakukan hal-hal yang dilakukan orang normal, seperti bekerja dikantornya, sepulang kerja ia maen bola sama orang orang pengidap ALS yang lainnya. Disitulah momen salah satu momen mengharukan di dorama ini. Para pegawai kantornya juga merasa terbuka dengan Takuto mereka selalu menyediakan tempat untuk Takuto melakukan pekerjaan dimulai ketika Takuto sudah tidak bisa berjalan lagi dan nggk sanggup untuk menjadi sales. Akhirnya dia dipindahkan ke bagian periklanan yang tugasnya cuman tulis2 produk doang. Kemudian disaat tangannya sudah kesulitan untuk menulis, Takuto dipindahkan lagi ke bagian Desain furnitur yang tugasnya hanya gerak2kin mouse doang. Disitu saya sangat takjub dan seneng melihat teman kantor takuto yang selalu menyediakan fasilitasnya untuk Takuto bekerja.

Dilain sisi, Rikuto sangat tertekan dengan semuai keinginan ibunya, Ia sering dimanjain hingga ia tidak mempunyai waktu bersama teman2nya sejak kecil bahkan ketika Rikuto berselisih dengan temannya maka Ibunya yang akan membereskannya. Kalian bisa ngebayangin bagaimana Pribadi Rikuto Sawada saat ini. Dimana ia tidak mempunyai tujuan, keinginan, kebahagiaan karena semua itu telah direnggut oleh ibunya. Rikuto sekarang tumbuh menjadi seseorang yang tidak pernah bergaul dengan siapapun dan yang paling parah menurutku adalah ia tidak bisa memilah kata katanya sendiri karena terkadang ucapannya itu menyakitkan bagi orang lain tanpa ia sadari dan akhirnya teman2nya pun menjauhi dirinya. Orangtuanya tidak menyadari hal ini bahwa Rikuto sebenarnya membutuhkan pertolongan juga. Bagaimana kepribadian itu bisa berubah dalam diri Rikuto. Akhirnya Takuto membantu adiknya untuk setidaknya bisa memilah bagaimana cara memilih kata yang baik untuk diucapkan kepada orang lain. Sedikit demi sedikit rikuto sudah bisa memilah kata yang baik sama yang tidak. Setelah itu Rikuto memutuskan untuk bekerja paruh waktu untuk lebih mengakrabkan diri secara sosial namun dirinya masih takut jika ia bakal keceplosan kata2 yang bakal nyakitin teman kerjanya karena tidak ada yang bisa menegurnya ketika dia salah ucap selain kakaknya. Akhirnya Takuto memberikan sebuah tips untuk masalah itu.

Disitu saya menyimpulkan satu hal, bahwa kehidupan Takuto ini bukan hanya miliknya sendiri tapi kehidupannya juga telah mempengaruhi banyak orang disekitarnya (tentunya yang positif). Dari orangtuanya yang mulai lebih perhatian sama mereka berdua, adiknya yang udh ansos lagi sampai teman temannya yang selalu menemani Takuto meskipun kondisinya sudah seperti ini. Ditambah lagi Megumi yang setia menjaga Takuto dan akan menghabiskan sisa hidupnya bersamanya. Pada titik ini saya udh kebawa banget feel dari dorama ini dari sedih, nangis, sampai pesan moralnya dapet banget. Namun seiring berjalannya waktu penyakit Takuto juga semakin brutal hingga mendekati lumpuh total dan tentunya bakal kesulitan untuk bernafas. Bagaimana Perjuangan Takuto kedepannya? Apakah Takuto bakalan mati?

Peran Haruma Miura dalam memerankan Takuto tidak perlu diragukan lagi, apalagi ia pernah dapet peran penyakitan dalam dorama Koizora sehingga Miura dapat memerankan peran Takuto dengan baik, disisi lain peran Mikako Tabe dalam memerankan Megumi terlihat natural dan menghayati perannya. Dorama ini bukan yang pertama duet Haruma Miura dengan Mikako Tabe, sebelumnya mereka pernah bermain bareng dalam dorama Kimi ni Todoke sehingga menurutku mereka punya chemistry satu sama lain. Dan musiknya sangat cocok dengan Dorama sedih ini dan recommended lagunya buat kalian.

Dan bagi kalian yang ingin mendownload dorama ini bisa Klik disini.



Comments