Naomi to Kanako : Dorama KDRT versi Jepang




Released : 14 Januari 2016
Episode : 10
Genre : Suspense

Cast :

Ryoko Hirosue as Naomi Oda
Yuki Uchida as Kanako Hattori
Yo Yoshida as Yoko Hattori
Atsuko Takahata as Li Zhu Mei
Ryuga Sato as Tatsuro Hattori
Ryuga Sato as Lin Long Hui

Sinopsis :

Naomi Oda (Ryoko Hirosue) bekerja di sebuah departemen store yang melayani klien-klien VIP Namun dia tidak menyukai pekerjaan ini. suatu hari Naomi diundang oleh teman kampusnya Kanako Hattori (Yuki Uchida) untuk makan siang bersama keluarga Kanako, termasuk Suaminya Tatsuro Hattori (Ryuga Sato) dan Kakak iparnya Yoko Hattori (Yo Yoshida). Namun sebenarnya Kanako adalah korban Kekerasan rumah tangga yang dilakukan oleh suaminya sendiri. Akhirnya Naomi dan Kanako merencanakan sebuah pembunuhan kepada Tatsuro.

Review : 

Dorama ini mengisahkan dua orang sahabat yang merencanakan suatu pembunuhan berencana. Kanako mempunyai seorang suami Tatsuro yang bekerja di suatu perusahaan bank elite dan sering berkomunikasi baik dengan para kliennya, namun kebenarannya Tatsuro sering melakukan kekerasan kepada Kanako. Memukul, menampar dan membenturkan kepala kanako ke dinding merupakan hal yang lumrah terjadi selepas Tatsuro pulang bekerja. Kanako hidup dalam tekanan sang suami dan dia tidak bisa berbuat apa-apa, kanako juga tidak berani untuk melarikan diri karena Tatsuro pasti akan menemukannya dan kekerasan yang dilakukan tatsuro akan lebih brutal lagi. Naomi yang merupakan teman kampus kanako mengetahui hal ini setelah terlihat dari wajah kanako penuh dengan luka memar. Sewaktu kecil ibu naomi sering diperlakukan dengan kasar oleh ayahnya yang membuat ibunya meninggalkan naomi. Sejak saat itu, Naomi jarang untuk bergaul dengan pria. Ternyata hal itu terjadi pada sahabatnya sendiri, Naomi berusaha untuk menolong kanako melalui berbagai cara namun hal itu sia-sia karena tatsuro selalu memantau kegiatan yang dilakukan kanako. Akhirnya salah satu rencana naomi agar kanako bisa meloloskan diri adalah membunuh tatsuro.

Namun rencana itu membutuhkan pemikiran yang matang agar pembunuhan itu berhasil dan pembunuhan mereka tidak ketahuan. Suatu hari naomi pergi ke tempat Li Zhu Mei (Atsuko Takahata) yang merupakan kliennya. Saat itu naomi bertemu dengan Lin Long Hui (Ryuga Sato) seorang imigran ilegal yang mirip dengan tatsuro. Akhirnya naomi menemukan sebuah rencana pembunuhan tatsuro dengan melibatkan Lin Long hui. Diawali dengan rencana pembunuhan tatsuro kemudian membuangnya ke tempat jarang orang kunjungi. Kemudian mengatur Rencana pertemuan naomi kanako dengan lin long hui, naomi menawarkan suatu pekerjaan kepada lin dengan gaji yang tinggi namun sangat beresiko. Yaitu melakukan penerbangan ilegal ke china dengan menggunakan pasport tatsuro dengan maksud menduga tatsuro melakukan penggelapan uang terhadap salah satu kliennya yang mengalami demensia (pikun). Namun apakah semua rencana mereka berjalan dengan baik?

Dorama ini mengingatkan aku pada sinema-sinema di Indonesia. Aku juga suka genre-genre suspense gini yang pemeran utamanya jadi buron setelah melakukan sesuatu namun hal itu dilakukan demi kebaikannya. Namun yang kurang dalam sinema di Indonesia pengambilan ceritanya sama kayak sinema-sinema yang lain jadi ketahuan alur ceritanya bakal kayak gimana. Mungkin saat itu aku mulai nggak nonton serial sinema Indonesia lagi (maaf curhat wkwkwk). Nah balik lagi ke topic, dorama ini mengambil tema suspense yg merupakan salah satu genre favoritku. Aku penasaran bagaimana dorama bergenre suspense di jepang. Salah satu kelebihan genre suspense di jepang dari Indonesia adalah dari segi ceritanya yang ngebuat penonton tidak bisa menerka nerka alur ceritanya. Dalam dorama ini diperlihatkan bagaimana Naomi kanako merencanakan pembunuhan, bagaimana proses pembuangan korban, dan kemudian bagaimana mereka berusaha menepis kecurigaan dari polisi dan kakaknya dari tatsuro. Namun yang menjadi titik kelemahan terbesar dari rencana mereka adalah pada rencana pembunuhan tatsuro yang tidak memperhatikan berbagai aspek, maksudku bagaimana ketika mereka membunuh korban kemudian membawanya ke mobil tentunya ada beberapa saksi atau cctv yang melihat mereka, dan ketika membawa korban ke mobil mereka malah gk pake penutup wajah jadi harusnya saksi atau cctv dapat merekam wajah Naomi kanako ini. Kemudian ketika ingin mengubur korban ke tempat yang jauh, biasanya di setiap perbatasan ada sebuah kamera keamanan yang dapat menangkap plat nomor gitu, sehingga polisi bisa tahu kapan mereka melewati perbatasan tersebut. Namun dari segala kekurangan rencana pembunuhan mereka dorama ini tetap bagus dari segi ceritanya.

Ryoko Hirosue (kiri) dan Yuki Uchida (kanan) dalam dorama Naomi to Kanako

Overall dorama ini bagus dari segi cerita namun kurang dalam segi perencanaannya. Aku hanya berharap bahwa ada kolaborasi dorama lagi antara mbak Ryoko Hirosue sama Mbak Yuki Uchida wkwk.





Comments